Organisasi
merupakan wadah yang memungkinkan orang dapat saling berinteraksi dalam mencapai
sebuah tujuan. bagi kalangan akademisi atau dunia kemahasiswaan organisasi
merupakan laboratorium hidup, tempat berproses dan belajar mengaplikasikan
teori atau ilmu pengetahuan yang diperoleh sebelum terjun ke lingkungan
masyarakat. Sementara itu dalam kehidupan bermasyarakat, organisasi merupakan
wadah yang memiliki banyak peran dealam dinamika kemasyarakatan.
Menurut beberapa
ahli organisasi dapat diartikan sebagai berikut :
1. Menurut Sutarto (1985) bahwa organisasi adalah
sistem yang saling berpengaruh antar
orang dalam kelompok yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Barnard berpendapat bahwa organisasi
adalah suatu sistem aktivitas kooperatif antara dua orang atau lebih.
Berdirinya suatu
organisasi, jelas didasari atas tujuan yang sama yang ingin dicapai oleh
beberapa orang sehingga mereka berkumpul dalam satu wadah. berdasarkan
pengertian organisasi menurut para ahli diatas, maka dapat diketuhu tujuan
organisasi pada umumnya adalah sebagai berikut ;
1.
Meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan sumberdaya
yang dimiliki.
2. Sebagai wadah bagi individu-individu yang ingin
memiliki jabatan, penghargaan, dan pembagian kerja.
3.
Sebagai wadah untuk mencari keuntungan secara
bersama-sama
4.
Organisasi berperan dalam pengelolaan lingkungan secara
bersama-sama.
5. Organisasi dapat membantun individu-individu untuk
menambah pergaulan dan memanfaatkan waktu luang dengan baik.
6.
Sebagai wadah untuk memiliki kekuasaan dan pengawasan.
Agar
organisasi dapat berjalan dengan efektif dan sesuai tujuan, maka organisasi
harus berjalan sesuai dengan azas-azas organisasi yang telah ditetapkan oleh
para ahli, adapun azas organisasi itu sebagai berikut :
1. Azas
Pembagian Kerja
Berkaitan dengan
perangkat organisasi atau pejabat dan pimpinan yang akan mempati suatu jabatan
dalam satuan atau unit organisasi agar roda organisasi dapat berjalan baik dan
lancar
2. Azas
Rentang Kendali
Asas ini
menyangkut penempatan orang-orang dan jabatan dalam suatu organisasi dibawah
satu pemimpin.
Faktor yang
mempengaruhi luas-sempitnya rentang kendali dapat dilihat dari dua sisi, yaitu:
1.
Sisi
Subyektif, yaitu pengalaman, kecakapan, kesehatan dan umur seorang atasan dan
bawahan
2. Sisi
Objektif, yaitu: bentuk pekerjaan, letak bawahan, stabil-labilnya organisasi,
jumlah tugas kepada atasan, waktu penyelesaian pekerjaan.
3. Azas Koordinasi
Koordinasi yang baik akan menimbulkan dinamika
yang postif dalam suatu organisasi.Koordinasi adalah proses untuk
memadukan tujuan dan aktivitas dari unit-unit yang ada, supaya tujuan secara
keseluruhan dapat tercapai. Tanpa koordinasi, ada kemungkinan masing-masing
kerjakeras, tetapi kurang mendukung organisasi bahkan merugikan organisasi.
4. Aszs Pelimpahan Wewenang
Pelimpahan wewenang merupakan penyerahan sebagian
hak untuk mengambil keputusan yang diperlukan agar tugas serta tanggung jawab
tetap dapat dilaksanakan dengan baik oleh seseorang pimpinan ke pimpinan yang
lain.
Manfaat yang diperoleh apabila terjadi pelimpahan
wewenang, antara lain sebagai berikut:
1.
Pimpinan
dapat melakukan pekerjaan yang pokok-pokok saja.
2.
Tiap tugas
dapat dikerjakan pada tingkat yang tepat.
3.
Keputusan-keputusan
dapat dibuat dengan lebih tepat
4.
Meningkatkan
inisiatif dan rasa tanggung jawab.
5.
Mengurangi
sikap selalu menunggu perintah.
6. Pelayanan
dapat terus ditingkatkan walalupun pimpinan yang bersangkutan memiliki
halangan.
5. Asas Fleksibilitas
Asas ini menyatakan bahwa struktur organisasi
hendaknya mundah diubah dan disesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi
tanpa mengurangi kelancaran aktivitas yang sedang berjalan. Perubahan-perubahan
dapat terjadi karena adanya pengaruh dari luar organiasasi maupun dari internal
organisasi.